Breaking News

Pilkada Soppeng 2020 Hanya Memilih "Mallise" atau "Lobbang"



SOPPENG, SUARA PALAPA -- Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng 2020, memang lain dari pada yang lain. Pemilihan ini bukan Pasangan Calon (Paslon) melawan Paslon lainnya, tetapi satu Paslon melawan kolom kosong. Artinya, antara berisi (Mallise / bahasa bugis) melawan kolom kosong (Lobbang / bahasa bugis). Kolom yang berisi foto Paslon terletak di sebelah kiri dalam posisi pemilih berhadapan dengan kertas suara, sebaliknya, kolom kosong di sebelah kanan.

Demikian disampaikan Calon Bupati Soppeng Periode 2021-2026, H. A. Kaswadi Razak, SE, didampingi Calon Wakilnya, Ir. Lutfi Halide, MP, pada Konferensi Pers, dipandu Ketua Tim Pemenangan Paslon ini, Saharuddin M Adam, S.Sos, MM, di rumah kediaman Calon Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE di Jl. Merdeka No. 72 Laburawung Watansoppeng. Kamis, 24 September 2020.

Diakui, berdasarkan hasil survey salah satu lembaga survey, LSI, jika hari ini dilaksanakan pemilihan maka pihaknyalah yang akan menang melawan kolom kosong dengan posisi perolehan suara di atas 90 %.

"Itu hasil survey LSI, bukan dari saya," tandasnya.

Dikatakan, Harmonisasi yang terjaga antara dirinya dengan Wakilnya, Supriansa, selama ini menjadi salah satu modal utama dalam membangun Soppeng. Hanya yang tidak ingin melihat peningkatan hasil pembangunan di Soppeng selama periode pemerintahannya yang tak memilihnya.

Mungkin masih bisa ditolerir jika masyarakat tidak memilih AKAR-SUPER pada Pilkada 2015, kata A. Kaswadi, karena boleh jadi beberapa di anatara warga merasa berhutang Budi pada rivalnya, LHD-AZAZ. Tapi pilkada kali ini pihaknya melawan kolom kosong, berarti mereka yang tidak memilih AKAR-LHD, benar-benar membenci kami.

"Mudah-mudahan jika kami terpilih, tidak balik membenci mereka seperti bencinya mereka kepada kami, " katanya.

Menyinggung soal penjagaan di perbatasan, karena Covid 19, bagi A. Kaswadi, pihaknya hanya melaksanakan instruksi Pemerintah tingkat di atasnya. Jika disadari, kebijakan itu untuk menjaga keselamatan bersama.

Pihaknya juga sudah bisa memetakan bahkan sudah mengantongi siapa-siapa orangnya yang selama ini mengkampanyekan kolom kosong, akunya.

Makanya, melalui konferensi pers ini, pihaknya meminta maaf jika dalam menjalankan amanah sebagai Bupati Soppeng selama ini terdapat hal-hal yang dinilai tidak sesuai dengan amanat rakyat atau amanat diri pribadi.

Baginya, jika berhadapan antara kepentingan bersama dengan kepentingan golongan, kelompok atau pribadi, apa boleh buat, kepentingan bersama dilaksanakan. Kepentingan pribadi ditinggalkan.

"Jangankan jabatan, nyawa pun kupertaruhkan untuk keperpihakan kepada kepentingan bersama," tegasnya. (usa) 

Tidak ada komentar