Breaking News

Unismuh Makassar Bersinergi IPM Sulsel Sosialisasikan Beasiswa Bibit Unggul Persyarikatan




MAKASSAR, SUARA PALAPA -- Unismuh Makassar bersinergi dengan Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Mahasiswa (IPM) Provinsi Sulsel dalam mensosialisasikan beasiswa bibit unggul persyarikatan.

Seperti diketahui Unismuh Makassar telah menyiapkan 3 jalur beasiswa bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021.

Jalur pertama, Beasiswa Hafidzh Qur’an (BUMM-H), dipersiapkan bagi siswa-siswi penghafal Al-Qur’an. Jalur kedua, Beasiswa Prestasi Akademik (BUMM-PA) dipersiapkan bagi siswa memiliki peringkat akademik 1-10.

Jalur ketiga, Beasiswa Bibit Unggul Persyrikatan (BUMM-BUP), dipersiapkan bagi siswa-siswi yang aktif mengikuti kegiatan organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Menyikapi program tersebut, Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abdul  Rakhim Nanda, MT bersama  Wakil Rektor II, Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum, melakukan rapat koordinasi dengan Pengurus PW IPM Sulsel, di Lantai 16 Rektorat Gedung Iqra Unismuh Makassar, Senin, 31 Agustus 2020.

Turut hadir dari pengurus PW IPM Sulsel, Ketua Umum,  Ikhwan Aulia, Sekum, Ainun Khalifah Rosali serta seluruh ketua-ketua bidang.

Wakil Rektor I, mengatakan, Unismuh Makassar telah menyiapkan 3 jenis beasiswa.

Khusus untuk beasiswa Bibit Unggul Persyarikatam ada empat kriteria, yakni  beasiswa SPP dan BPP 100 persen  selama 8 semester bagi mantan dan atau ketua PD/PW Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Kedua beasiswa BPP 100 persen selama 8 semester, bagi mantan dan atau sekretaris dan, bendahara PD/PW IPM, ketiga, beasiswa BPP 75 persen selama 8 semester bagi mantan dan atau wakil ketua, wakil Sekretaris dan wakil bendahara PD IPM.

Kriteria keempat beasiswa BPP  50 persen selama 8 semester bagi mantan dan atau departemen atau seksi PD IPM.

Untuk, beasiswa, bibit unggul Persyarikatan Unismuh
Makassar memberikan jatah sebanyak 256 orang.

Ketua PW IPM Sulsel, Ikhwan Aulia pada rapat itu menyatakan, memberi waktu 10 hari untuk verifikasi berkas bagi calon penerima beasiswa bibit unggul persyarikatan, tegasnya.
(ulla/yahya)

Tidak ada komentar