Breaking News

Dosen Faperta UNES Berkolaborasi Sukseskan PKM



PADANG, SUARA PALAPA -- Kampung Piliang Nagari Bisati Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman, lokasi yang menjadi tempat dilaksanakannya Pengabdian Masyarakat (PKM) oleh Dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Ekasakti (Unes) Padang. 

Salah satu kegiatannya, usaha produksi jamur tiram. Usaha ini melubatkan masyarakat Nagari Bisati Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa-Rabu, 11 sampai dengan 12 Agustus 2020 ini mengusung tema, "  “PKM usaha produksi jamur tiram dan olahannya di Nagari Bisati Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman”. Kegiatan ini melibatkan tenaga ahli dari lintas disiplin ilmu. 

Ketua pelaksana Dian Pramana Putra, S.TP, MP dengan bidang keahlian Mikrobiologi dan Bioteknologi Hasil Pertanian, Dr. Ir. Yulfi Desi, MP dengan bidang keahlian Hama Penyakit Tanaman dan Rera Aga Salihat, S. Si, M.Si dengan bidang keahlian Kimia Analitik dan Kimia Pangan. 

Kegiatan ini juga melibatkan Ketua LPPM Unes Padang Dr. Ir. Nita Yessirita, MP dan Tim ahli dalam inovasi produk olahan pangan Ir. Inawaty Sidabalok, M.Si. 

Tak ketinggalan, mahasiswa Universitas Ekasakti pun dilibatkan dan terjun langsung dalam kegiatan Pengabdian agar mereka dapat melihat serta mengetahui proses pengolahan jamur tiram. 

Salah satu Mitra dalam kegiatan pengabdian ini, Delvia, memulai usaha budidaya jamur tiram setahun belakangan ini.

Dalam proses pengembangan usaha budidaya ini, banyak kendala yang dihadapi untuk meningkatkan produksi jamur tiram. Salah satunya kurangnya pemahaman mengenai budidaya jamur tiram dan terbatasnya alat-alat yang digunakan selama budidaya jamur tiram.

Dalam pengabdian masyarakat ini, tim ahli dari Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti
memberikan materi dan pemahaman terkait budidaya jamur tiram seperti halnya bagaimana mengatasi hama yang menyerang jamur tiram, bagaimana memproduksi bibit jamur tiram sendiri dan inovasi produk olahan jamur tiram. 

Wali Nagari Bisati Sungai Sariak, Firdaus, berharap, kegiatan ini dapat terus dikembangkan khususnya untuk kemajuan Nagari Bisati. 

"Semoga pengabdian ini mampu mengasah kreativitas serta memajukan perekonomian masyarakat," harapnya. 

Kemudian hari itu juga tim PKM telah serah terima bantuan alat berupa Laminar air flow dan alat Sterilisasi baglog jamur tiram dengan kapasitas 200 baglog .

Ketua pelaksana kegiatan  ini berharap, semoga dengan adanya bantuan alat ini dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani dalam mengolah jamur tiram.

Diketahui, kegiatan pengabdian ini dibiayai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Diputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemeterian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional sesuai dengan Kontrak Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat dengan LLDIKTI wilayah X Nomor : 107/SP2H/PPM/DRPM/2020. (is)

Tidak ada komentar