Breaking News

Pimpin Rakor GT PPC, Dandim 1423/Soppeng Harap Penjagaan di Perbatasan Libatkan Pamswakrsa



SOPPENG, SUARAPALAPA.COM -- (Rakor) Gugus Tugas (GT)  Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC) dipimpin Dandim 1423/Soppeng selaku Ketua I GT PPC Kabupaten Soppeng, dengan agenda pembahasan, pendispilinan protokol kesehatan guna mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman dari covid-19 Wilayah Kab. Soppeng.

Rakor tersebut berlangsung di Aula Makodim 1423/Soppeng, Jl. Merdeka Watansoppeng, Selasa, 14 Juli 2020.

Sekretaris Kabupaten Soppeng, Drs. H. A. Tenri Sessu, M.Si, pada kesempatan itu, melaporkan, jika di Kab. Soppeng penularan wabah Covid-19 sangat meningkat setiap harinya.

Ini terjadi, kata A. Tenri Sessu, karena kurangnya kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Dikatakan, pemerintah daerah kini terus berupaya melakukan langkah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19, di antaranya; pemeriksaan swab dan rapid secara gratis,  penjagaan di perbatasan.

Penjagaan perbatasan, tandasnya, akan diperpanjang dan lebih diperketat lagi mulai 15 Juli sampai 4 Agustus 2020.

Dandim 1423/Soppeng, Letkol Inf Richard M Butarbutar, S.AP, M.Tr (Han) memaparkan, perlunya razia secara tertutup terutama di warkop dan warung lainnya dengan menggunakan sistem denda kepada pemilik yang melanggar protokol kesehatan berupa pencabutan izin. 

Disampaikan pula, penyemprotan disinfektan di tempat yang menjadi pusat perkumpulan masyarakat terutama di pasar dan pusat perbelanjaan perlu dilakukan.

Dandim menilai, penanganan Covid-19 di Kab. Soppeng, perlu memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Kita akan melaksanakan upaya penanganan secara pasif dan aktif,  yaitu, melaksanakan PAM Swakarsa sebagai ujung tombak di wilayah perbatasan, serta membantu pemerintah memonitoring dan mendata warga yang keluar masuk di Kab.Soppeng," harapnya.

Keterbatasan personil, Dandim meminta camat agar membantu dengan PAM Swakarsa.

Dandim menilai jika rapid yang dilakukan selama ini sangat baik dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19, meski angka positif ternyata tetap semakin meningkat.

"Angka positif kita semakin meningkat, tapi hal itu harus tetap dilaksanakan," tandasnya.

Diharapkan, korban Covid-19 yang dinyatakan sembuh agar tetap diisolasi selama 3 hari secara mandiri. Agar pemerintah kecamatan mendata dan mengawasi masyarakat yang dinyatakan sembuh.

Selanjutnya di Rakor itu, Dandim 1423 Soppeng menyerahkan cendramata kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Sat Pol PP Damkar.

Penyerahan cendramata itu, Dandim didampingi Kapolres Soppeng diwakili Kabag Ops dan Sekkab Soppeng.    

Kapolres Soppeng diwakili Kabag Ops, Kompol Muh. Gudri, menyampaikan, jika kini pihaknya sudah menyiapkan Posko Balla Ewako, dilengkapi pengamanan, kesehatan, guna pencegahan Covid-19.

Diharapkan camat aktif memberikan himbauan kepada mayarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah.

Hadir di Rakor GT PPC Kab. Soppeng itu, Sekkab Soppeng, Drs. H. A. Tenri Sessu, M.Si, Dandim 1423/ Soppeng, Letkol Inf Richard M Butarbutar, S.AP, M.Tr (Han), Kapolres Soppeng diwakili Kabag Ops, Kompol Muh. Gurdi, para Kepala SKPD lingkup Kab. Soppeng, para Camat se-Kab. Soppeng dan Kasat Sabhara Polres Soppeng, AKP, Syamsul Safar, S.Sos serta sejumlah tamu undangan lainya. (usa)


Tidak ada komentar