Breaking News

Ulangan Semester Genap Online SMAN 2 Enrekang Sejumlah Siswa Terkendala Jaringan



Reporter : Amiruddin Nur


Enrekang, SuaraPalapa.Com -- Pelaksanaan Ulangan Semester Genap Berbasis Online, dilaksanakan SMAN 2 Enrekang di tengah pandemi virus corona memunculkan cerita tersendiri bagi siswa-siswi yang tinggal di daerah yang belum memiliki akses internet dan sinyal ponsel yang kurang baik.

Rusmiati siswa kelas XI SMA Negeri 2 Enrekang misalnya, tinggal di Desa Singki Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang

Kepada Reporter SuaraPalapa.Com, menuturkan, bersama dengan teman - temannya harus naik ke atas gunung mencari sinyal ponsel yang baik agar bisa mengikuti ulangan berbasis online, dilaksanakan sekolahnya.

"Agar bisa mengikuti ulangan berbasis online, saya dan teman-teman harus naik ke atas gunung untuk mendapatkan sinyal," tutur Rusmiati, Sabtu, 20 Juni 2020.

Akibat tidak adanya jaringan ponsel di kampungnya, banyak teman-temannya yang harus rela ujian susulan, karena lambatnya mereka mendapatkan informasi yang dari guru mereka.

"Alhamdulillah semua mata pelajaran saya sudah tuntas, tapi banyak teman-teman saya harus ulangan susulan karena lambatnya mendapatkan informasi dari guru," lanjutnya

Nurdiana Tahang, wali kelas Rusmiati, dihubungi via ponselnya, menjelaskan, pihaknya selaku guru sangat memahami kondisi siswa dalam pelaksanaan ulangan berbasis online.

"Saya sangat memahami kondisi siswa dalam pelaksanaan ulangan berbasis online ini, bukan hanya Rusmiati mengalami kendala  dengan lemahnya sinyal ponsel, tetapi banyak siswa yang mengalami kondisi yang sama," jelas Nurdiana Tahang.

Dalam pelaksanaan ulangan semester berbasis online ini, terang Nurdiana, memang banyak siswa yang belum tuntas mata pelajarannya, permasalahan utamanya memang adalah sinyal ponsel, tetapi siswa yang belum tuntas mata pelajarannya diberikan kelonggaran mengikuti ulangan susulan.

Diakui, Enrekang memang masih banyak daerah belum terjangkau jaringan seluler, itu menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan siswa ketika pelaksanaan proses pembelajaran dan ulangan harus berbasis online.

"Semoga saja, virus Corona bisa cepat berlalu sehingga proses pembelajaran bisa normal kembali," harapnya.


Tidak ada komentar