Breaking News

TERASI Terus Bergerak Setiap Hari di Kota Padang






Padang, SuaraPalapa.Com -- TERASI adalah singkatan dari Tebar Nasi Bungkus Setiap Hari. Terasi terbentuk pada tanggal 28 Mei 2020, beranggotakan 5 orang, yaitu; Ibnu Sultan sebagai Founder sekaligus Ketua TERASI, Elza Maryuni Sekretaris, Ririn Handayani Bendahara, Patrik Hermawan Tim IT, dan Renol D. Anggota.

Kegiatan ini berniat untuk mempermudah orang-orang baik yang ingin membantu atau berdonasi, namun belum sempat mengeksekusi karena mungkin sibuk dengan segala aktivitas yang ada setiap harinya.

Jadi uang yang didonasikan itu nantinya akan dibelikan nasi bungkus setiap harinya untuk dibagikan/disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan di jalanan.

Hal itu dikatakan Founder TERASI, Ibnu Sultan selaku ketua organisasi nirlaba tersebut kepada Reporter SuaraPalapa.Com Sumatera Barat Haerul Muhfis, Rabu Sore, 10 Mei 2020, sesaat usai melakukan aktifitas TERASi di jalanan di Kota Padang.

Dikatakan, dengan kegiatan TERASI ini, beberapa pihak diuntungkan, yakni;

Pertama; Untuk Donatur, mungkin mereka sibuk tapi ingin membantu orang yang membutuhkan namun belum sempat mengeksekusi hingga bisa diamanahkan ke TERASI.

Kedua; Membantu orang-orang yang membutuhkan, diprioritaskankan dulu untuk tukang gerobak, pemulung/pengais sampah di jalanan.

"Intinya, orang susah yang kami temui di jalanan," tandasnya

Ketiga; lanjut mahasiswa Semester akhir Pascasarjana Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP) ini, tempat jualan/Lapau yang kecil.

"Kita akan beli nasi bungkus ke Lapau yang belum besar, agar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)/pedagang kaki lima tetap mampu bertahan hidup dengan keluarga mereka," jelasnya.

"Jadi disini kita berusaha memberikan semua keuntungan dan membantu mereka secara tidak langsung karena semua saling berkaitan satu sama lain," akunya.

Diakui, untuk Tim TERASI mendapatkan kebahagiaan dan keberkahan tersendiri, karena membantu mengeksekusi.

"Kami niatkan kerja ikhlas, karena ini adalah amanah dari para donatur," ungkap alumni S1 FIP Universitas Negeri Makassar (UNM) 2017 ini.

"Semoga Allah SWT meridhoi langkah kita semua, harap salah satu pegawai Universitas Ekasakti (UNES) Padang ini.

Dikatakan, kemarin, (Red. : Selasa, 9 Juni 2020), Tim TERASI mewawancarai Salah seorang tukang gerobak/becak sepeda di Kota Padang, berinisial RN yang setiap harinya mengumpulkan sampah-sampah plastik untuk dijual.

"Saya pribadi sangat bersyukur dengan adanya program atau kegiatan semacam ini. Karena saya sudah merasakannya, hampir setiap hari saya bertemu dengan beberapa anak muda dari Tim TERASI yang membagikan nasi bungkus di jalanan," akunya.

"Kadang kami hanya makan sekali sehari, belum lagi ada keluarga di rumah yang menunggu," kata Ibnu Sultan, alumni SMA Negeri 1 Marioriawa Kabupaten Soppeng Prov. Sulsel ini, menirukan pengakuan RN.

"Minimal makanan hari itu terpenuhi. Hingga bisa menyisihkan sedikit uang hasil jualan untuk beli beras dan kebutuhan keluarga mereka di rumah," harapnya.

"Semoga semakin banyak orang-orang yang peduli dengan sesama dan apa yang telah diberikan kepada kami ini mendapat berkah dari Allah SWT, harapnya," harap Ibnu Sultan.

Diagendakan, kegiatan TERASI Goes To Panti Asuhan.

"Kami agendakan setiap dua minggu, akan berkunjung, bersilaturahmi dan memberikan bantuan sembako kepada Panti-panti yang ada di Kota Padang secara bergiliran," bebernya.

"Semangat terus dalam berbagi. Tidak ada yang jatuh miskin ketika bersedekah ke jalan yang benar. Ingat, ada banyak senyuman ikhlas yang akan terbayang dalam kehidupan kita," ungkapnya.

"Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Bapak/Ibu dan teman-teman semua yang sudah berdonasi," ucapnya.

"Semoga apa yang kita lakukan bersama-sama saat ini, mendapat berkah dari Allah SWT," harapnya.

"Berhenti selalu menuntut, tapi bergeraklah untuk memberi solusi nyata. Karena kisah ini bukan hanya saya, kamu, dia dan mereka. Tapi kisah inspirasi ini akan diceritakan kepada anak cucu KITA semua, kelak di masa yang akan datang," tutupnya. (Haerul Muhfis)

2 komentar: