Breaking News

Tanggapi Pemotongan Gaji Perangkat Desa, Ketua DPRD Luwu Sebut Kades Batu Lappa Tak Memiliki Payung Hukum



Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Rusli Sunali 

Luwu, SuaraPalapa.Com -- Menanggapi berita yang ditayangkan, SuaraPalapa.Com pada Rabu, 17 Juni 2020, berjudul, Sunat Gaji Perangkatnya, Korban Bakal Polisikan Kades Batulappa.

Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Rusli Sunali, di ruang kerjanya di Kantor DPRD Kab. Luwu di Senga, Belopa mengatakan, pihaknya telah menghubungi Kades Batu Lappa, Muh. Arsyad, SH, pagi tadi (Red.: Kamis, 18 Juni 2020).

Kades Arsyad beralasan, kata Ketua DPRD Luwu, bukan pemotongan tetapi pembayaran gaji dipending atau penundaan.

Masih kata Ketua DPRD Luwu, Kades Arsyad mengaku via ponselnya, tindakan yang dilakukan atas sepengetahuan Kepala Dinas PMD Luwu dan Inspektur Kabupaten Luwu.

"Selaku legislator yang memiliki fungsi kontrol, saya melihat tindakan pemotongan gaji atau apapun namanya, tidak dapat dibenarkan," kata Ketua DPRD Luwu ini.

"Alasan Kades Arsyad karena atas persetujuan kedua kepala instansi tersebut, saya yakin, bukan secara tertulis, tetapi baru secara lisan yang tidak accountable hingga tidak dapat melindungi tindakan pelaku," kata Rusli Sunali.

"Tindakan pelaku tak memiliki payung hukum. Orang sudah tersangka saja, gajinya tidak bisa diganggu, kecuali kasusnya sudah Inchrach, baru bisa dieksekusi," kata Rusli.

"Silahkan, wartawan konfirmasi langsung dengan SKPD terkait, karena persoalan regulasi, merekalah yang lebih menguasai," harap Rusli Sunali.

"Agar persoalan serupa tak terulang, pihaknya mendorong instansi berkompeten mengusut tuntas perbuatan pelaku," kata Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali menanggapi. (herman khan/usa)


Tidak ada komentar