Breaking News

Di Bawah Kepemimpinan Kades Firdaus, Timusu Jadi Penyuplai Sapi yang Diperhitungkan




Soppeng, SuaraPalapa.Com -- Firdaus, sejak dirinya masih mengecap ilmu pendidikan, sudah terlihat jiwa enterpreneur yang dimiliki. Ketika ia mahasiswa semakin tampak, jiwa inovator dan motivatornya.

Begitu kata kerabat dekat Firdaus, beberapa tahun lalu, saat penulis bertandang di rumah tetangga Firdaus di Labae.

Setamatnya ia di Perguruan Tinggi di Makassar, ia lebih fokus pada aktifitasnya sebagai seorang Jurnalis. Kini Firdaus mengemban amanah selaku Kepala Desa Timusu setelah dirinya terpilih beberapa tahun terakhir ini.

Sejak menjadi leader pada Pemerintahan Desa di Timusu, seabrek prestasi diraih Desa Timusu baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan hingga ke tingkat nasional.

Salah satu prestasi yang baru diraih itu, adalah Timusu mampu menjadi desa penyuplai sapi di pasar hewan.

Diketahui, Desa Timusu Kec. Liliriaja Kab Soppeng selain memiliki lahan pertanian yang cukup luas juga sangat identik dengan ternak sapinya, bahkan beberapa tahun sebelumnya desa ini pernah dilounching oleh Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, sebagai Desa sentral ternak sapi.

Kades Timusu, Firdaus, di kantornya di Timusu, Munggu, 14 Juni 2020, mengatakan, di tahun 2018, populasi ternak sapi di Timusu sudah mencapai 8 ratusan ekor, sehingga untuk tahun ini ia yakin  populasinya sudah mencapai di atas seribuan ekor.

"Ini terlihat, umumnya keluarga petani di desa ini juga sebagai peternak sapi sebagai nilai tambah ekonomi keluarga," tandas Firdaus yang juga wartawan Harian Berita Kota Makassar ini.

Habri, warga Desa Timusu, pedagang sapi, di tempat yang sama mengatakan,   saat ini, pemasaran sapi lebih prosfek, karena hadirnya Pasar Hewan Sapi terbesar di Sulawesi Selatan, yakni pasar hewan khusus Sapi, dikelola Persatuan Pedagang Sapi Soppeng, terletak di kampung Pelleng-Pellenge Kec. Lilirilau Kab. Soppeng, yang setiap hari tertentu berkumpul para pedagang sapi yang ada di daerah ini untuk melakukan transaksi dengan konsumen atau pelanggan mereka. 

Namun, jelas Habri, di tengah pandemi covid-19, meskipun tetap terbuka, tapi juga cukup berpengaruh dibandingkan sebelum ada pandemik Covid-19 ini. (usa)

Tidak ada komentar