Breaking News

Atasi Banjir di Welonge, Dandim 1423 Soppeng Turun Langsung ke Lokasi





Soppeng, SuaraPalapa.Com -- Hujan mengguyur sejak sore hari kemarin, Jum'at, 12 Juni 2020 di Kabupaten Soppeng, hingga Sabtu siang, mengakibatkan sejumlah titik lokasi tergenang banjir.

Salah satu titik lokasi, jembatan Welonge, di Desa Laringgi Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, tersumbat hingga tak berfungsi maksimal, membuat aktifitas penduduk setempat terganggu. Bahkan menutup arus lalulintas jalan poros masuk Soppeng ini.

Gelisah mengetahui dan melihat keadaan ini, apalagi Welonge termasuk dalam wilayah tugasnya, akhirnya Komandan Kodim (Dandim) 1423/Soppeng Letkol Inf Richard M Butarbutar, S. Ap., M. Tr (Han) turun langsung ke lokasi pada pukul 06.00 pagi hari, Sabtu, 13 Juni 2020.


Dandim mengetahui kejadian ini atas laporan Babinsa Desa Laringgi Koramil 1423-02 Marioriawa Sertu Sakriyono pada pukul 00.00 Sabtu, 13 Juni 2020, setelah berkoordinasi dengan Pjs. Danramil 1423-02 Marioriawa, Pelda Said.

Tiba di lokasi banjir, Jembatan Welonge, pagi itu, Dandim 1423 Soppeng bersama Jajaran Koramil Marioriawa, melihat secara langsung Sungai Welonge yang debit air meluap tadi malam pukul 21.30 wita hingga menutupi permukaan jalan poros Soppeng - Sidrap setinggi 30 - 40 Cm.

Kedatangan Dandim tampak disambut hangat warga sekitar.


Lokasi luapan air tersebut merupakan jalan poros yang menghubungkan antara Kabupaten Soppeng dengan Kabupaten Sidrap.

Dari hasil peninjauan di lapangan, salah satu penyebab meluapnya debit air Sungai Welonge dikarenankan banyaknya sampah bambu dan batang beserta tangkai dan ranting-ranting pohon yang tertumpuk di bawah jembatan Welonge mengakibatkan air sungai tersumbat dan meluap hingga terjadi banjir.

Dalam kesempatan tersebut Dandim memerintahkan Pjs. Danramil 1423-02/Marioriawa, berkoordinasi dengan Pemerintah setempat, ke pihak Pemerintah Kecamatan Marioriawa agar bersama-sama membersihkan sampah yang menumpuk di jembatan welonge guna menghindari terjadinya banjir susulan dan arus lalulintas tetap lancar.


Atas koordinasi Pelda Said tersebut, pihak Pemerintah Kecamatan, menghubungi Pemda Soppeng. Alat berat dari Dinas PU Kabupaten pun siap diturunkan ke lokasi diturunkan ke lokasi jembatan menyingkirkan sampah - sampah tersumbat dibantu dari petugas TNI, aparat pemerintah dan masyarakat setempat, minggu depan.

Hingga akhirnya air di bawah jembatan itu akan kembali lancar mengalir dan arus lalulintas jalan pun kembali berfungsi normal seperti biasanya.

Dandim pun mengingatkan kepada warga, agar selalu waspada dengan kondisi alam sekarang, karena sewaktu waktu dapat menimbulkan bencana.


Dikatakan, TNI khususnya Kodim 1423/Soppeng akan terus memantau perkembangan situasi.

Pihaknya berharap agar wilayah jajaran terhindar dari bencana banjir. (alimuddin)


1 komentar:

  1. Jembatangx harus diganti masa sungai kecil dikasi lagi tiang tengah.apalagi itu jembatang berbahaya krn tdk ada dindinx yg menandakan klw itu jembatan.sy tau persis ini jembatan krn t4ku dlu mandi2 waktu kecil

    BalasHapus