Breaking News

Anggota DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Goarie




Soppeng, SuaraPalapa.Com -- Anggota DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., MM, menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Keempat Pilar Kebangsaan itu, Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Sosialisasi yang dipandu Tenaga Ahli Anggota DPR/MPR RI tersebut, Hamka Anas ini, berlangsung di Dusun Bunne Desa Goarie Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu, 27 Juni 2020.

Setiap peserta sosialisasi, sebelum masuk ke tempat acara, Tim Legislator ini memeriksa satu persatu, apakah peserta pakai masker, jika tidak, maka langsung Tim memberikan masker dan harus dipakai.

Tim juga mengatur kursi dengan jarak antara satu peserta dengan peserta lainnya sesuai dengan Protokol Kesehatan.

Selanjutnya di hadapan ratusan peserta sosialisasi ini, Tenaga Ahli Anggota (TAA) DPR/MPR RI tersebut, Hamka Anas, selaku Pemandu Acara, mengingatkan para peserta agar senantiasa mematuhi himbauan pemerintah untuk mentaati Protokol Kesehatan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran  wabah Corona Virus Desease 19 (Covid-19) yang mendunia ini, antata lain, pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Hamka Anas mengatakan, kegiatan ini dalam rangka melakukan transformasi ilmu pengetahuan tentang wawasan kebangsaan dan kenegaraan.

Sosialisasi 4 pilar ini, kata Hamka Anas, dinilai sangat penting agar seluruh elemen bangsa dapat memahami secara utuh dan paham untuk bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selanjutnya, Anggota DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., MM bertindak selaku narasumber memaparkan materinya tentang 4 pilar kebangsaan ini.

Dikatakan, Dengan memahami nilai-nilai kebangsaan sebagaimana termaktub dalam semangat empat pilar, para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda di desa-desa, dan seluruh elemen masyarakat bisa meminimalisir konflik yang dapat mengancam perpecahan.

Dikatakan, Pancasila sebagai Landasan Idiologi berbangsa dan bernegara, sudah menjadi jiwa dan semangat setiap elemen bangsa dalan menjaga keutuhan NKRI di tengah bangsa yang pluralistik. 

Bahwa Pancasila, lanjutnya, menjamin kehidupan beragama, beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Dipaparkan, mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka setiap tindakan anak bangsa tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Selanjutnya Dr. H. Muh. Aras, menandaskan, UUD NRI 1945 sebagai landasan Konstitusi menjadi landasan operasional berbangsa san bernegara. 

Dr. Aras juga menguraikan tentang NKRI sebagai bentuk negara serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, meskipun kita berbeda-beda, namun kita tetap satu.

Karena tempat berlangsungnya acara sosialisasi ini tak jauh dari lokasi pembangunan jembatan gantung Walimpong yang kini dalam proses lelang tengah bergulir, serta salah satu aspirasi yang diperjuangkan pihaknya di lembaga legislatif pusat, maka di hadapan peserta Dr. Aras mengatakan kalau pada keesokan harinya, Minggu, 28 Juni 2020 akan mengunjungi lokasi pembangunan jembatan tersebut. 

Acara sosialisasi ini selain Anggota DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, juga dihadiri Kades Goarie diwakili Kepala Dusun Bunne, Sekretaris PW GPK Sulsel, Muh. Arifuddin, SH, Pengurus DPC PPP Soppeng bersama aejumlah jajarannya dan ratusan masyarakat Desa Goarie. (usa)



 


Tidak ada komentar