Breaking News

Rektor Unismuh Makassar Peduli Penelitian dan Pengabdian Masyarakat



Ketua LP3M Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abubakar Idhan, MP

Makassar, SuaraPalapa.Com -- Rektor Unismuh Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM, sangat peduli dan senantiasa mendorong para dosen melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Tahun akademik 2020/2021 pihak kampus  mengalokasikan dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat senilai Rp 1,7 Milyar, dibanding tahun sebelumnya 2019/2020, sebesar Rp
1,2 Milyar.

Demikian ditegaskan, Ketua Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abubakar Idhan, MP, kepada media, Sabtu  (16/5/2020), di ruang kerjanya di tengah penandatanganan surat perjanjian penugasan pelaksanaan penelitian dan pengabdian bagi 138 dosen yang dinyatakan proposalnya lolos seleksi.

Dijelaskan, proposal yang dinyatakan lolos untuk didanai internal sebanyak 138, terdiri atas, 45 proposal penelitian unggulan perguruan tinggi internal. Ada 53 proposal penelitian dosen pemula internal serta 40 proposal pengabdian kepada masyarakat.


Ditargetkan tahun depan 2021/2022, proposal yang akan disediakan sebanyak 200 judul dengan alokasi dana mencapai Rp 3 Milyar.

Suasana ruangan LP3M Unismuh Makassar, Sabtu (16/5/2020) pada pagi sampai sore ramai dengan ratusan dosen yang antri untuk tandatangan pada perjanjian penugasan itu.

Pada surat perjanjian itu dana dicairkan dua tahap, tahap pertama senilai 70 persen dari nilai kontrak serta tahap kedua 30 persen dibayarkan, setelah menyerahkan hardcopy laporan kemajuan sepekan  sebelum pelaksanaan  monev, pada 31 Oktober 2020, tegas doktor pertanian PPs-Unhas 2016 ini.

Selain itu, juga menyerahkan output pengabdian berupa jurnal Andkmas, berita media massa dan online serta video kegiatan Abdimas yang sudah dimuat di YouTube, kata pria kelahiran Bulukumba 2 Juni 1958 ini.

Juga menyerahkan Sertifikat Kekayaan Intektual dari laporan atau jurnal yang telah diterbitkan. Berkas persyaratan itu diserahkan paling lambat 31 Desember 2020, ungkap Dosen Dipekerjakan LLDIKTI IX Sulawesi di Unismuh Makassar ini. (yahya)


Tidak ada komentar