Breaking News

UNM Terapkan Alat Cuci Tangan Portable di Mesjid Awakaluku Desa Laringgi




Soppeng, SuaraPalapa.Com -- Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M UNM) merancang Alat Cuci Tangan Portabel yang praktis dan efisien dengan harapan masyarakat dapat membuat sendiri, karena menggunakan rangka dari kayu lokal serta dapat dipindah-pindahkan dan kelebihannya memiliki tempat cuci tangan ganda.

Penerapan alat cuci tangan portable ini dilakukan di Desa Laringgi Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng karena desa tersebut merupakan perbatasan Kabupaten Soppeng dengan Kabupaten Sidrap.


Ketua LP2M UNM Prof. Dr. Ir. H. Bakhrani A. Rauf, MT mengatakan, alat cuci tangan ini sengaja pembuatannya di lokasi bersama masyarakat setempat agar masyarakat mereka mengetahui dan terampil membuat sendiri alat cuci tangan tersebut untuk mencegah wabah virus corona di lingkungannya masing-masing.

Rektor UNM Prof. Dr. H. Husain Syam, M.TP mengatakan, untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam memerangi dan mengatasi penyebaran virus Corona, UNM mengambil peran yaitu menerapkan alat cuci tangan portable pada masyarakat yang mudah dipindah-pindahkan.

Respon pemerintah Kabupaten Soppeng dalam hal ini plt Kepala Desa Laringgi, Sulfiani, S.P, pihaknya berterima kasih kepada Rektor UNM atas bantuan dan penerapan serta pelatihan membuat Alat Cuci Tangan Portable yang praktis dan efisien serta mudah dipindah-pindahkan yang menggunakan rangka dari kayu lokal  sehingga masuarakat dapat membuat sendiri dalam oencegahan pencegahan birus corona ini.


"Kami berterima kasih kepada bapak Rektor UNM  atas bantuannya, serta pelatihan yang diberikan kepada masyarakat desa ini, sehingga masyarakat dapat membuat sendiri alat cuci tangan portable dalam pencegahan penyebaran virus corona ini," ucap Plt. Kades Laringgi, Sulfiani, SP ini kepada Rektor UNM, Minggu, 6 April 2020, di lokasi kegiatan tersebut.

La Baga, warga setempat, terlibat dalam pembuatan alat cuci tangan portable tersebut, sangat berterima kasih kepada UNM atas pengetahuan dan keterampilan serta bantuan yang diberikan kepada masyarakat dan bisa membuat sendiri sehingga bisa hidup sehat dan terhindar dari virus corona.

Sementara itu Camat Marioriawa Kabupaten Soppeng, Usman Achmad, S.IP., M.Pd saat di lokasi mengapresiasi langkah LP2M UNM dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Rektor UNM atas penerapan alat cuci tangan portable pada masyarakat di Kecamatan Marioriawa ini. (ibnu sultan)


Tidak ada komentar