Breaking News

Anggota DPR/MPR, Dr. Aras, Dorong Pemerintah di Sulsel Beri Bansos Masyarakat Terdampak Covid 19



Menanggapi Kasus Corona di Sulsel Tertinggi di Luar Jawa, Anggota DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd, M.M mengeluarkan statement sebagai berikut :

1). Hingga tanggal 8 April 2020 kasus Corona di Sulawesi Selatan sebanyak 127 kasus positif, di antaranya, 21 sembuh dan 6 meninggal dunia. Jumlah tersebut menjadi kasus Covid-19 wilayah tertinggi di luar Jawa. Menanggapi hal itu, kami meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyeriusi kejadian ini.

2). Anggota Fraksi PPP DPR RI ini  berharap, Pemprov Sulsel segera mempertimbangkan opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menyiapkan strategi khusus untuk menekan bertambahnya kasus Covid-19.

3). Anggota Komisi V DPR RI ini  juga mendorong Pemprov Sulsel memperketat pintu masuk wilayah dan mendata setiap orang masuk Sulsel yang berasal dari Zona Merah Covid-19.

4). Kemudian setiap mereka yang berasal dari Jakarta atau zona merah lainnya, agar diterapkan protocol penanganan Covid-19 berupa menetapkan status jadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan diterapkan  isolasi mandiri selama 14 hari.

5). Ia juga meminta, agar disediakan cek kesehatan, pengecekan suhu tubuh (thermometer gun, thermal scanner) di setiap pintu masuk wilayah dan setiap fasilitas transportasi umum seperti, bandara, terminal, pelabuhan dan lainnya.

6. Selain itu, legislator pusat Dr. H. Muh. Aras, yang juga Ketua DPW PPP Sulsel ini, berharap agar pemerintah juga memperhatikan kesejahteraan warga terdampak Covid-19, diantaranya warga miskin dan berpenghasilan tidak tetap dengan memberikan bantuan sosial berupa sembako atau uang tunai.

Demikian Siaran Pers Anggota DPR/MPR RI Dr. H. Muh. Aras, S Pd, MM yang tiba di meja redaksi Suara Palapa melalui Tenaga Ahlinya, Hamka Anas, pada Rabu, 8 Maret 2020 pukul 15.11 WITA. (usa)


Tidak ada komentar