Breaking News

Kapolsek Marioriwawo, Himbau Komunitas PS Pick Up Tak Melanggar Aturan Berlalulintas




Soppeng, SuaraPalapa.Com -- Sedikitnya 50 mobil Pick Up berkumpul di Pelataran Terminal Takalala oleh sejumlah pecinta kreasi Pick Up berbagai merek mobil dengan design seni mereka masing-masing, Minggu pagi, 16 Pebruari 2020.

Terlihat soliditas dan solidaritas di antara sesama pecinta seni design mobil Pick Up ini terjalin persaudaraan yang kental, membuat komuntas ini jadi sarana komunikasi dan  silaturrahmi yang saling memberikan informasi, baik ciri khas community maupun informasi yang dinilai bermanfaat untuk anggota, kelompok, ataupun di luar kelompok.

Rupanya, kehadiran komunitas ini di wilayah hukum Polsek Marioriwawo, bagi Kapolsek setempat, Iptu Agustinus Teko, S.H. menjadikan event ini sebagai momentum mensosialisasikan berlalulintas tak melanggar aturan guna menjaga keselamatan pengguna jalan baik diri sendiri maupun orang lain.

Memenuhi undangan PS Pick Up Sulawesi yang berkumpul di Pelataran Terminal Takalala ini, bersama sejumlah personelnya, Kapolsek Iptu Agustnus Teko menyampaikan arahan.
"Silahkan lanjutkan persaudaraan dan hindari yang dilarang pemerintah atau melanggar Undang Undang yang berlaku dinegara kita tercinta ini," imbaunya.


Iptu Agustinus Teko berharap, agar dalam kegiatan ini para rombongan taap belalu lintas di jalan raya, dilarang suara mobilnya bising, itu bisa menganggu ketenangan masyarakat apalagi kalau sudah malam dan suara kendaraan yang nyaring bunyinya, bising apalagi mau rolling dari Takalala ke kota Watansoppeng dan Cabbenge, harapnya.

“Terima kasih atas undangannya, dan kami mengapresiasi kegiatan ini apalagi sudah dua kali masuk di wilayah Kabupaten Soppeng, Kota Watansoppeng di Lapangan Gasis dan Marioriwawo," kata Agustinus memberi apresiasi.

"Saya melihat, komunitas PS Pick Up Sulawesi malam ini dalam suasana soldaritas  penuh keakraban, terjalin hubungan silaturahmi yang baik," ungkap Kapolsek Agustinus.
Mengakhiri arahannya, Iptu Augustinus Teko menyampaikan batas akhir kegatan di wilayahnya.


"Saya beri batas waktu kegatan ini sampai Pukul 00.00 WITA," tandasnya.
"Tidak membunyikan sound system terlalu keras, agar tak mengganggu waktu istirahat warga sekitar," tegasnya.

Salah satu Pengurus BP Pick Up Sulawesi Boswidi kepada warrtawan media ini, Usman, di sela - sela kegiatan itu, mengaku, kalau mobil Pick Up yang berkumpul ini memang terlihat berbagai merek, mulai dari Suzuki, Toyota,
Mitsubishi, Daihatsu dan berbagai merek lannya yang sudah dimodifikasi dengan design yang "keren" bahkan full music lagi, akunya.

Bendahara, PS Pick Up,  Yanwar, menyampaikan, komunitas ini mempererat silaturahmi dan kalau ada kendala teman di sekitar wilayah Bosowa bisa kita hubungi karena itulah juga tujuan utama saling menolong sesama komunitas, kata Yanwar. (usman27)


Tidak ada komentar