Breaking News

Gelar Penguatan FPK, Badan Kesbangpol Sumbar, Tampilkan Rektor UNES Jadi Narasumber



Sarilamak, SuaraPalapa.Com -- Bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatera Barat (Sumbar), Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Sumbar hadiri kegiatan Penguatan FPK di Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat, di Hotel Shago Bungsu, Tanjuangpati, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (13/2/2020).

Rektor Universitas Ekasakti Dr. Otong Rosadi, SH, M.Hum, selaku Ketua FPK Prov. Sumbar tampil jadi narasumber dalam Kegiatan Penguatan FPK Bagi Etnis-etnis/Paguyuban yang berada di Lima Puluh Kota.

Kegiatan ini, dibuka oleh Bupati Lima Puluh Kota, diwakili Sekretaris Daerah Widya Putra, S.Sos,. Msi., dihadiri Etnis/Paguyuban,  tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda se Kabupaten Lima Puluh Kota.

Penyelenggara kegiatan mempercayakan Kabid Poldagri Kesbangpol Lima Puluh Kota M. Ali Firdaus, S.Sos memandu acara sebagai moderator. 

Kepala Badan Kesbangpol Lima Puluh Kota Herman Azmar,AP, M.Si, menyampaikan materi Ideologi Pancasila Sebagai Alat Pemersatu Bangsa.

Kepala Badan Kesbangpol Sumatera Barat, H. Nazwir, S.H., MH, menyampaikan materi Forum Pembauran Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Konflik Sosial. 

Ketua FPK Provinsi Sumatera Barat, menyampaikan materi Merajut Kebersamaan dalam Kebhinekaan: Penguatan FPK Sumatera Barat. Dalam paparannya menyebutkan, kenyataan masyarakat kita yang beragam dan kebutuhan untuk terus hidup bersama menggapai cita negara bangsa (mimpi) mensyaratkan adanya kesadaran kolektif pentingnya terus merawat kebersamaan dalam kebhinekaan. Sementara perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan, kini menyeruak juga perbedaan karena pilihan politik dan sikap/perilaku peng-amal-an keagamaan. Ini menggerus ke-Indonesiaan kita yang telah dihimpun, dirajut, disulam beratus tahun lamanya. 

Dikatakan, untuk membantu Pemerintah mengupayakan pembauran kebangsaan maka dibentuk Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan

Dalam kesempatan Pidato Pengarahannya, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Drs. H. Nasrul Abit, menyampaikan pentingnya pembauran melalui tolerasi dan sikap hidup yang memahami adanya perbedaan di tengah masyarakat.

Pesan penting lainnya adalah kesiapan memfasilitasi kaum milenial dalam berusaha, kewaspadaan dalam menghadapai masalah sosial narkotika dan LGBT, hingga pemantapan kesholehan sosial. 

Pada akhir kegiatan disepakati pula pentingnya dibentuk FPK Kabupaten Lima Puluh Kota. FPK Kabupaten sesuai dengan amanah Permendagri Nomor 34 Tahun 2006, mempunyai tugas: menjaring aspirasi masyarakat di bidang pembauran kebangsaan; 

Menyelenggarakan forum dialog dengan pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka adat, suku, dan masyarakat;  

Menyelenggarakan sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan; dan 

Merumuskan rekomendasi kepada bupati/walikota sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembauran kebangsaan. (is)



Tidak ada komentar