Breaking News

Unismuh Makassar Mampu Bersaing Kampus Negeri Lainnya



Laporan: Nur Aini
Mahasiswa Komunikasi Fisip Unismuh Makassar

Awal memilih Unismuh Makassar sebagai tempat kuliah karena tidak lolos diterima di perguruan tinggi negeri.

Seiring berjalannya waktu setelah menjalani proses perkuliahan di  Kampus Biru di Jl. Sultan Alauddin Tala Salapangan Makassar ini dapat bersaing dengan kampus negeri lainnya.

Demikian ditegaskan mahasiswa S1 Prodi Akuntansi FEB Unismuh Makassar, Muqtadira kepada media akhir Desember 2019.

Dijelaskan, informasi tentang kampus Unismuh Makassar diperoleh dari  keluarga dan juga teman-teman.

Perkuliahan di Unismuh Makassar lumayan efektif tapi jarang sekali ada mata kuliah memberikan kesempatan perkuliahan di luar kelas contohnya penelitian, study tour dan sebagainya.

Sarana dan prasarana dimiliki kampus Unismuh Makassar masih perlu ditambah  contohnya, lift mahasiswa terbatas dan sering mengalami kemacetan serta penataan parkir motor.

Perkuliahan sehari-hari lumayan efektif namun terkadang ada dosen jarang masuk kelas dan hanya memberikan tugas terhadap mahasiswa.

Alangkah lebih baik jika setiap kelas diberikan AC dan LCD agar perkuliahan lebih nyaman dan bangku mahasiswa tersusun rapi sebelum memulai perkuliahan.

Agar proses pembelajaran lebih berkualitas dan lebih baik dengan  menngelar  seminar nasional menghadirkan narasumber terbaik.

Setelah selesai study akan mewujudkan impian dan cita-cita bekerja di bidang yang cocok jurusan serta bermimpi memiliki bisnis sebagai kerja sampingan.

Proses perkuliahan di berbagai kampus pasti akan mewujudkan impian dan cita-cita hanya tergantung dari individu seseorang.

Ketika berniat mewujudkan impian dan cita-cita pasti  akan lebih tekun dalam proses belajar. Mewujudkan cita-cita dan impian bukan di lihat dari kampus mana ia kuliah tetapi tergantung dari diri seseorang bagaimana cara belajar dengan tekun.

Muqtadira lahir 8 Februari 1999, di Desa Kasambi Enrekang. Angkatan 2018. Riwayat organisasi  Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia (IMAI). Pernah 6 tahun di Pesantren Modern Darul Falah Enrekang pada jenjang SMP-SMA.


Tidak ada komentar