Breaking News

Ketua IMORI yakin Shin Tae-Yong Dapat Memberikan Prestasi untuk Timnas Indonesia



Jakarta, SuaraPalapa.Com -- Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (DPP IMORI), Fadly Idris menyampaikan, kalau keputusan PSSI memilih Shin Tae-Yong adalah keputusan yang paling tepat dalam pemilihan pelatih kepala Tim Nasional Sepakbola Indonesia, Selasa (31/12/2019).

Fadly menganggap Pelatih Asal Korea Selatan tersebut punya daya juang yang tinggi dengan karakter yang keras dalam menerapkan program latihannya.

Dibandingkan Luis Mila, Shin Tae Yong langsung menganalisis kelemahan fisik pemain Timnas Indonesia dan bakal mendatangkan pelatih fisik untuk memperbaiki kelemahan tersebut.

“Dengan gaya khas Asia, saya yakin para pemain Timnas akan bekerja keras saat latihan, Pelatih Shin mulanya akan memperbaiki kekurangan yang menjadi kelemahan Timnas Indonesia,” ujar Fadly yang juga  merupakan Penerima Beasiswa Berprestasi S2 UNJ Kemenpora RI

“Saat mengalahkan Jerman di Penyisihan Grup Piala Dunia, ia mengamati banyak video pertandingan Timnas Jerman, serta datang lansung dipertandingan sehingga bisa memberikan kemenangan yang bersejarah. Modal itu akan dibawa dalam menganalisis dan memberikan solusi terhadap masalah Timnas yang sangat sering kedodoran di babak kedua, tambah Fadly.

Fadly berpendapat seluruh elemen harus mendukung penuh dan tak berharap prestasi yang instan, tetapi dengan support penuh dari supporter dan federasi akan membawa dampak positif bagi tahun awal kepelatihan shin untuk Timnas.

“Pelatih Shin bukan malaikat, dia harus mendapat dukungan dan support penuh dari seluruh elemen masyarakat sepakbola Indonesia. Federasi dan Pemerintah harus percaya penuh atas seluruh program yang dibawa oleh pelatih Shin sehingga dia cepat beradabtasi dan memberikan dampak yang signifikan terhadap permainan dan prestasi Timnas,” papar Fadly.

Fadly berharap PSSI dan Pemerintah dapat mendorong faktor yang bisa menghambat Timnas untuk bisa bersinergi seperti Jadwal Liga dan Ujicoba Internasional agar dampaknya akan langsung berefek ke Tim nasional.

“Jangan sampai ada tarik menarik pemain antara timnas dan club di saat kompetisi dan uji coba Internasional sedang berlangsung, ini non teknis tetapi efeknya sangat terasa untuk Timnas. PSSI harus berbenah dan mengevaluasi hasil kerja sebelumnya,” tutup Fadly. (ibnu sultan)

Tidak ada komentar