Breaking News

Fakultas Pertanian UNES Gelar Talk Show Entrepreneur

Foto bersama : Peserta Talk Show diabadikan bersama narasumber
di Auditorium UNES, Sabtu (30/11).


Padang, SuaraPalapa.Com --
Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti (UNES) gelar Talk Show Entrepreneur, menghadirkan Narasumber Andrean Aberto dan Aidilla Darmawahyuni di Auditorium UNES Padang Sumatera Barat (Sumbar), diikuti mahasiswa Pertanian Calon Wirausaha, Sabtu  (29/11).  

Acara ini dibuka Rektor UNES diwakili Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. I Ketut Budaraga, MS.

Dikatakan, Sumatera Barat merupakan pusat kuliner diminati semua orang, baik dalam dan luar negeri, mendapat apresiasi, di antaranya, tenunan, seni budaya, adat dan istiadat.

*Jadikanlah ini untuk pengembangkan ide wirausaha ke depan," harapnya.

Dekan Pertanian UNES itu mengharapkan rendang minangkabau ada di mana-mana seperti masakan Vietnam dan  Tiongkok.

Fakultas Pertanian terus mendorong dan mengembangkan kewirausahaan, dengan lahirnya wirausaha muda akan membuat pertumbuhan ekonomi masyarakat meningkat.

Dia memberikan apresiasi kepada Panitia Tim Creatif mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian di bawah bimbingan Levy Hermalena, S.Pi, M.Si atas prakarsa, dorongan dan bantuannya untuk mengadakan Talk Show Interpreneur itu.   

Kepada peserta dimintanya setelah mengikuti talk show ini, terus berinovasi, jadi contoh, model dengan inovasi sangat mungkin menjadi pengusaha yang sukses di daerah, tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

Wirausaha itu bukan mencari dan menunggu peluang, tapi merupakan peluang create apportunities.

Untuk menjadi wirausahawan yang tangguh dan sukses tidak mudah, Seorang entrepreneur itu punya ide, kreatif dan inovatif serta senang dengan terobosan, mempunyai keberanian mengambil resiko, tidak pasif, tetapi aktif mencari menemukan, sabar, ulet, pantang menyerah, siap untuk gagal, tambah I Ketut Budaraga. 

Seorang wirausaha tumbuh bukan karena bantuan dana atau pinjaman permodalan, tapi seorang entrepreneur maju dan berkembang karena kegigihannya berusaha. Modalnya dari diri sendiri, ulet dan gigih berusaha, kalau modal nantinya akan datang dengan sendirinya, kalau usaha kita sudah maju dan berkembang, para wirausaha pemula tidak harus membentuk koperasi, tapi berkolaborasi dengan koperasi yang sudah ada, sehingga koperasi menjadi lebih berkualitas.

Saat ini banyak orang yang bekerja keras, tetapi tidak memiliki jiwa kewirausahaan, tidak berhasil. Menurut Ciputra, kata I Ketut Budaraga, ada tiga prinsip utama dalam kewirausahaan, yaitu, integritas, profesionalisme dan kecerdasan, dimintanya para calon wirausaha muda terus berusaha, berupaya, dengan inilah bisa merubah nasib masa depan. 

Bagi yang ingin sukses bergabunglah dengan orang yang optimis, berfikir positif, jiwanya tenang dan mau bekerja untuk mencapai suskses.

I Ketut Budaraga berharap Fakultas Pertanian lebih baik lagi di masa datang, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat Sumatera Barat dan telah melahirkan orang-orang berbakat dan wirausahawan muda yang berkecimpung dalam dunia bisnis.

Selain itu program studi di Fakultas Pertanian itu sudah terakreditasi “B” dan dosennya profesional di bidangnya dan 6 orang di antaranya sudah S3 (Doktor).

Seorang wirausahawan muda mampu bersaing dengan dunia luar, maju dan berkembang dengan kemampuan digital marketing, promosi barang cukup melalui media sosial, Website dan sebagainya. Sudah saatnya sekarang genarasi muda lebih mengembangkan diri di bidang non pemerintahaan, jangan berharap untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) buka lapangan kerja sendiri. 

Dari Auditorium Kampus UNES Padang Sumatera Barat, Sabtu, 30 November 2019, demikian, Ka Humas UNES-AAI Padang, H. Syarifuddin, SE, M.Hum, mengabarkan. (ibnu sultan)


Tidak ada komentar