Breaking News

FEB Unismuh Makassar Latih Penguatan Pengelolaan BUMDesa Asal Luwuk Banggai




MAKASSAR, SUARA PALAPA -- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Makassar menindaklanjuti kegiatan kerjasama Pemerintah Kabupaten Luwuk Banggai lewat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa lewat kegiatan pelatihan penguatan kapasitas pengelola BUMDesa dilaksanakan Center for Social Entrepreneurship Development (CSED).

Ketua CSED FEB Unismuh Makassar, Dr. Buyung Romadhoni melaporkan,  angkatan I, pelatihan berlangsung 12-16 Agustus 2019 bertempat di Hotel Aerotel Smile Jl. Mukhtar Lutfi Makassar. 

Pada pelatihan ini turut hadir Rektor Unismuh Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM.

Kegiatan ini akan dilaksanakan berkelanjutan dan melibatkan seluruh pengelola BUMDes di Kabupaten Luwuk Banggai. 

Ketua Tim Fasilitator Pelatihan, Dr. A. Ifayani Haanurat menjelaskan, pelatihan difokuskan pada peningkatan kapasitas perencanaan bisnis, kemampuan manajerial dan pengelolaan keuangan BUMDesa.

Jumlah BUMDes yang dilatih pada angkatan I sebanyak 8 desa dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang. Angkatan ke II akan dilatih pada tanggal 21-24 Agustus 2019.

“Alhamdulillah, berdasarkan data Kadis PMD Luwuk Banggai, pada 21 Agustus akan dilatih lagi sebanyak 10 desa dengan jumlah peserta 20 orang,” kata Ketua Tim Fasilitator Pelatihan ini.

Dekan FEB Unismuh Makassar, Ismail Rasulong, SE, MM dalam sambutannya  menyampaikan, kegiatan ini adalah tindak lanjut dari MoU telah ditandatangani Rektor Unismuh Makassar dengan Bupati Luwuk Banggai beberapa waktu lalu.

Selama ini, lanjutnya, FEB Unismuh Makassar aktif melakukan pembinaan di desa, khususnya dalam hal pengelolaan BUMDes sebagai lembaga diharapkan menjadi lokomotif tumbuhnya kegiatan perekonomian di desa, tegas kandidat doktor manajemen PPs-UMI Makassar. 

Ismail memastikan, pihaknya akan merekomendasikan kalau kegiatan ini tidak berakhir hanya sampai pada kegiatan pelatihan, tetapi BUMDes ini perlu didampingi di lapangan.

Disampaikan juga, kegiatan coaching dan pendampingan, pihaknya telah disiapkan khusus memastikan unit-unit bisnis dikelola BUMDes di Kabupaten Luwuk Banggai dapat lebih produktif dan memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan asli desa.

Kepala  Dinas PMD Kabupaten Luwuk Banggai, Drs. Amin Djumain sebelum membuka kegiatan pelatihan menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Luwuk Banggai telah memprogramkan agar semua desa di LB sudah harus memiliki BUMDes.

Untuk peningkatan kapasitas pengelolaan, kita dipercayakan kepada Unismuh Makassar sebagai mitra melatih dan pendam
pingan. 

Dikatakan, pihaknya memiliki 291 desa dan yang memiliki BUMDes sudah 200 desa.

"Target kami Insyaallah tahun 2019 semua desa sudah mendirikan BUMDes," harapnya. (ma'ruf)


Tidak ada komentar