Breaking News

Sejumlah Guru Selangor Malaysia Berkunjung ke UNES dan SMA Ekasakti Padang

Foto bersama : Rombongan Guru Selangor Malaysia dan Guru SMA Ekasakti Padang serta Pimpinan Unes diabadikan bersama di Ruang Rektorat Unes. (foto dokumentasi kampus)


PADANG, SUARA PALAPA -- Rombongan Guru Selangor Malaysia selesai mengikuti Seminar International Conference on Global Education VII (ICGE) di ISI Padang Panjang, berkunjung ke Pondok Pasentren Diniyah Puteri dan Thawalib Gunung dan tempat wisata Kubu Gadang, kemudian sore harinya  mengunjungi Universitas Ekasakti UNES) dan SMA Eka Sakti Padang. 

Rombongan guru Selangor Malaysia itu diterima Kepala SMA Ekasakti dan Rektor serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ekasakti Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd di Ruang Sidang Rektorat Unes. 

Pertemuan ini dihadiri Warek I dan III, Dosen dan Mahasiswa FKIP serta para Guru SMA Ekasakti dan Siswa.

Dekan FKIP menyebutkan ada 4 Prodi di Fakultasnya semua sudah terakreditasi “B” seperti Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Ekonomi dan Prodi Pendidikan Matematika.   

Dikatakan, mahasiswa FKIP Unes diberikan materi pembelajaran bimbingan konseling, setelah lulus mereka siap menjadi guru pembelajaran dan guru bimbingan konseling untuk menyelesaikan masalah siswa, sekaraang tugasnya bukan saja menyelesaikan masalah siswa tetapi juga menajemen sekolah.

Tugas dan tanggungjawab dari guru BK setara dengan guru pembelajaran yaitu 24 jam per minggu. 

Ketua Rombongan Guru Selangor Malaysia Noor Azwa menyebutkan, kedatangannye ke Universitas Ekasakti dan SMA Ekasakti bersilaturahmi dan saling tukar informasi tentang kurikulum di SMA, Kurikulum di Indonesia memang beda dengan kurikulum yang ada di Malaysia. Masuk SD minimal usianya 7 tahun (Sekolah Rendah) di Malaysia ada namanya Sekolah Kebangsaan, Sekolah China dan Sekolah Juru Tami. 

Masuk Sekolah Agama minimal usianya 6,5 tahun, SMK dan SNA memang Sekolah Kebangsaan, untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi harus lulus mata pelajaran bahasa Melayu,  Sejarah dan kehadiran siswa juga sangat menentukan, ujar Noor Azwa.

Noor Azwa menyebutkan, guru untuk mengajar di SMA / SMK minimal pendidikannya Strata Satu (S1), dan Dosen Strata Dua (S2), siswa untuk mencapai keberhasilan harus meningkatkan cara belajar, ilmu bisa dicari dimana saja, proses mencari adalah ilmu, memperhatikan ketika guru memberi pelajaran.

Kepala SMA Ekasakti Padang beserta gurunya mengucapkan selamat datang atas kehadirann rombongan Guru Selangor Malaysia di Kampus Unes dan SMA Ekasakti dan saling tukar informasi tentang ketenagaan guru dan kurikulum yang diterapkan di SMA serta  meningkatkan kualitas siswa lulusannya.

Selanjutnya, rombongan dijamu makan malam di Pantai Padang, menikmati pantai yang indah dan bersih, sambil melepas lelah selama mengikuti Seminar ICGE di Padang Panjang. Rombogan Guru Selangor dan peserta ICGE lainnya berasal dari luar negeri mengucapkan terima kasih kepada Unes, Pemkot Padang Panjang, ISI, Univ. Baituramah yang melayaninya selama di Kota Padang Panjang dan Padang.    

Dari kampus Unes Padang Sumatera Barat, Sabtu, 6 Juli 2019, demikian, Ka. Humas Unes Padang, H. Syarifuddin, SE, M.Hum, mengabarkan. (ibnu sultan)





Tidak ada komentar