Breaking News

Lepas 433.Mahasiswa Melakukan Pengabdian Masyarakat, Rektor UNM Minta Nama Almamater Dijaga



MAKASSAR, SUARA PALAPA – Universitas Negeri Makassar (UNM) melepas 433 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pelapasan sejumlah mahasiswa ini berlangsung di Ballroom lantai 2 Menara Pinisi UNM, Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Senin (8/7/2019).

Sejumlah mahasiswa yang dilepas ini akan terbagi dalam beberapa jenis KKN, yakni; KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM), KKN Tematik Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ), dan KKN Kebangsaan, yang akan disebar ke beberapa daerah.

Kepala Lembaga Penelitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Prof. Dr. Ir. H. Bakrani Rauf, MT, mengatakan, dari 433 mahasiswa akan disebar di KKN-PPM sebanyak 404 orang yang akan disebar ke sembilan lokasi, yakni Kabupaten Pangkep, Sidrap, Pinrang, Wajo, Barru, Jeneponto, Takalar, Bulukumba, dan Kota Makassar. 

“Sementara KKN ENJ sebanyak 27 orang yang akan ditempatkan di Pulau Gusung Kabupaten Selayar, dan sebanyak 2 orang yang mengikuti KKN Kebangsaan yang akan ditempatkan di Ternate, Maluku Utara,” ujar Bakharani saat memberi sambutan.

Rektor UNM, Prof. Husain Syam, dalam paparannya mengingatkan kepada mahasiswa KKN agar menjaga nama baik almamater UNM  dan mewujudkan program kerja yang benar-benar bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

"Anandaku sekalian, harus kalian ingat, bahwa anda adalah delegasi yang nantinya membawa nama baik UNM di tengah masyarakat. Hadirkan kesadaran dalam diri anandaku semua, bahwa ananda semua tidak pulang kampung tapi anda nantinya punya tugas pengabdian di tengah-tenagah masyarakat," kata Prof Husain, mengingatkan.

Guru besar bidang pertanian itu juga mengingatkan kepada pembimbing KKN untuk melakukan pembimbingan dan pengawasan kepada mahasiswa, agar program wajib dan program lainnya bisa diselesaikan sebelum jadwal penarikan. 

Dari Menara Pinisi Kampus UNM, Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Senin (8/7/2019), demikian Ka Humas UNM, Burhanuddin mengabarkan. (yahya) 


Tidak ada komentar