Breaking News

Untuk Jadi Advokat, DPD IKADIN Sumbar Uji 30 Peserta PKA di Kampus UNES


Ini 30 Calon Advokat sedang mengikuti ujian akhir yang diawasi ketat oleh penyelenggara ujian, IKADIN, di kampus FH UNES Padang Sumbar, Minggu (10/03).


SUARA PALAPA, PADANG; -- Setelah 30 orang mengikuti Pendidikan Kemahiran Advokat (PKA) ke-4 yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Sumatera Barat (Sumbar), bekerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, sejak 2 bulan lalu.

Kini ketiga puluh peserta PKA yang merupakan calon advokat ini, mengikuti ujian sebagai salah satu persyaratan untuk menjadi advokat sesungguhnya.

Ujian tersebut berlangsung di Kampus Universitas Ekasakti (UNES) Padang, Jl. Veteran Dalam No. 26B, Padang Pasir, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (10/03).

Ketua DPD IKADIN Sumbar, Hendra Utama, SH mengatakan pada salah satu bagian dalam sambutannya mengharapkan, kepada peserta Ujian Akhir (UA) ini untuk menciptakan Advokat yang betul-betul idealis dan taat aturan tentang moral, etika dan Undang-undang yang mengatur tentang Advokat.

“Kita butuh Advokat yang betul-betul bermoral, ber-etika sesuai dengan tuntutan aturan dan ketentuan Advokat yang sesungguhnya,” harapnya kepada peserta UA calon advokat di kampus Fakultas Hukum (FH) Unes.

Dengan UA ini, tambah Hendra, 30 peserta yang merupakan calon advokat, selangkah lagi menjadi Advokat.

"Seperti Magang sebagaimana amanat Undang Undang," tandasnya.

“Ya, magang adalah suatu langkah untuk maju menjadi Advokat, jadi setelah ujian, bagi yang lulus akan diberikan masa magang pada kantor-kantor pengacara yang ada, dan selanjutnya baru dilakukan pengangkatan untuk jadi Advokat,” jelas Hendra.

Ketua Umum Pengurus DPP IKADIN diwakili salah satu pengurus, Rusdin Ismali, SH, MH selaku panitia Ujian Nasional Advokat IKADIN  pada pembukaan UA mengatakan, Ujian Advokat yang tengah dihadapi saat ini mendapat pengawasan ketat dari pengurus DPP.

Tidak hanya pengawasan dari petugas pengawas ujian dari DPD, tapi DPP juga melakukan pengawasan dengan begitu ketat-nya, sehingga seleksi dalam UA ini tidak bisa asal lulus ujian, tapi yang diharapkan adanya integritas dan dedikasi yang tinggi.

“Integritas dan dedikasi yang tinggi dari calon advokat yang kami harapkan, bukan asal lulus ujian,” tegasnya.

"Meskipun, di satu sisi pengurus DPP mengharapkan IKADIN Sumbar maju dan berkembang, tapi kami berharap pengurus DPD-nya harus betul-betul selektif dan tidak asal jadi untuk memilih advokat, harapnya.

“Kita berharap Advokat IKADIN besar di Sumatera Barat, tapi dibesarkan oleh Pengacara yang kompeten dan punya dedikasi dan disiplin ilmu yang tinggi," kata pengurus DPP IKADIN ini dengan penuh harap. (ibnu sultan)


Tidak ada komentar