Breaking News

Mahasiswa KPI UIN Alauddin Makassar Menggenggam Ruang Kuliah di Android



Citizen Reporter

Laporan: Husnul Khatimah 

Mahasiswa KPI FDK UIN Alauddin Makassar
Melaporkan dari Samata Gowa

SUARA PALAPA, GOWA; -- Mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (KPI FDK UINAM).

Pada semester genap tahun 2018/2019 melakukan inovasi metode pembelajaran dengan memperkenalkan sistem pembelajaran daring (dalam jaringan).

Pola daring menggunakan jaringan online google classroom digunakan untuk mata kuliah creative  writing kelas A oleh dosen Dr. Muhammad Yahya Mustafa, M.Si.

Seperti pada pertemuan kedua Jumat  (15/3/3/2019), dosen yang mantan wartawan politik Harian Pedoman Rakyat Makassar ini,  memperkenalkan portal yang dapat diakses gratis mendapatkan e-book, e-jurnal dan terbitan ilmiah lainnya.

Portal itu ada di, en-bookfi.net, pdfdrive, google scholar, historia, tirto.id, majalahprisma, majalah basis dan lainnya.

Pola pembelajaran ini sebenarnya sudah lama ada, namun baru kali ini bisa di terapkan di ruang kelas dan polanya memang membutuhkan inovasi dan kreativitas materi pembelajaran.

Inovasi pola pembelajaran classroom google ini, menjadikan ruang kelas serasa ada dalam genggaman android yang dimiliki para mahasiswa itu.

Pembelajaran dengan pola daring jadi tuntutan dari Revolusi Industri 4,0 menempatkan, proses kehidupan keseharian  terkoneksi dengan internet dan online

Dua kali pembelajaran dengan memberikan tugas secara online di respon positif mahasiswa dan mereka antusias dan krearif mengikuti pembelajaran.

Terbukti dengan pemberian tugas, bahkan ada sampai dini hari mensearching tugas yang diberikan.

Kemudian dishare di google classroom untuk dikumpulkan, ini berarti pola pembelajaran  seperti ini diminati mahasiswa.

Sekertaris Prodi KPI FDK UIN Alauddin Makassar, Dra. Asni Djamareng, M.Si dikesempatan lain merespon secara positif, pola pembelajaran menggunakan online.

Pola pembelajaran daring jadi harapan mahasiswa di era milenial yang terus terkoneksi digitalisasi dan jadi bagian dari daya saing dan semangat daya tarung bagi mahasiswa.

Salah seorang peserta mata kuliah Sri Ekawati Nur menilai mata kuliah ini seakan membuka cakrawala berpikir kita yang semakin luas dan terbukti dengan pemberian materi yang langsung terkoneksi dengan internet.



Tidak ada komentar