Breaking News

Kuliah Umum UNES Padang Tampilkan Prof. Datin Dr. Syamshibaridah Ramlee


Dosen dan Mahasiswa peserta Kuliah Umum Kewirausahaan diabadikan bersama   Narasumber Prof. Datin Dr. Shamshubaridah Ramlee dari University Kebangsaan Malaysia. (foto: dokumentasi kampus)


Padang, suarapalapa.com; -- Ratusan mahasiswa dan Dosen Kewiraan Universitas Ekasakti (UNES) Padang hadiri Kuliah Umum Kewirausahaan diberikan oleh Prof. Datin Dr. Shamshubaridah Ramlee Guru Besar Universitas Kebangsaan Malaysia, Sabtu (16/3) di Gedung Auditorium Universitas tersebut.

Kuliah Umum Kewirausahaan itu dibuka secara resmi oleh Rektor UNES Dr. Otong Rosadi, dengan tema “Entreprenuership Knowledge Transfer in the Malaysian Higher Education Sistem : Status Issues and Challanges”

Pada acara tersebut juga tampak hadir Prof. Madya Datuk Dr. Bin Muhammad Hussin Guru Besar Univrsitas Kebangsaan Malaysia, Ketua Senat Universitas Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, Ketua Kadin Sumbar, Ketua Kadin Kota Padang dan Ketua Baznas Kota Padang.

Otong Rosadi dalam sambutannya menyebutkan di UNES Padang, Kewirausahaan merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diambil oleh setiap mahasiswa, sehingga setelah mereka tamat nanti mempunyai ilmu kewirausahaan dan bisa mengembangkannya  untuk membuka usaha sendiri, tidak perlu menunggu menjadi PNS.

Koordinator Mata Kuliah Kewirausahaan UNES Padang Henry Mappesona, MSc menyebutkan, selama ini mata kuliah Kewirausahaan diajarkan di beberapa faklutas, sejak tahun 2018 sudah menjadi mata kuliah wajib universitas pada semua Program Studi (Prodi) di jenjang Diploma Tiga dan Sarjana.

UNES memiliki 20 Prodi dengan 24 Dosen Kewirausahaan, kini sedang menyusun Rencana Pembelajaran dan mendiskusikan model-model pembelajarannya.

"Kita harapkan masuklan dari kalangan akademik, dunia usaha, Kamar Dagang dan Industri, masyarakat dan termasuk Badan Amil Zakat," harap Koordinator Mata Kuliah Kewirausahaan UNES Padang Henry Mappesona, MSc.

Dikatakan, Era Owning economy yang menempatkan pola hubungan Bisnis ekonmi hanya kepemilikan pribadi, bergeser menjadi sharing economy dengan melibatkan masyarakat dalam pengolahannya.

Enry mencontohkan, sharing economy tanah atau lahannya dari masyarakat, bibitnya dari pengusaha, pupuknya dari pemerintah, teknologinya dari universitas dan hasilnya diolah, didistribusikan dan diekspor oleh beberapa pengusaha.

Usai Kuliah Umum Kewirausahaan, dilanjutkan dengan Focus Group Discussian (FGD) Penyusunan Kurikulum Mata Kuliah Kewirausahaan di Ruang Sidang Rektor, diikuti para Dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan.   

Dari Auditorium UNES Jl. Veteran Dalam Padang, Sabtu (16/3/2019), demikian, Ka. Humas UNES Padang, H. Syarifuddin, SE, M.Hum melaporkan. (ibnu sultan)


Tidak ada komentar