Breaking News

Jaksa Menyapa, Kompas TV Wawancarai Ketua Smabo-83



Semarang, suarapalapa.com -- Asnawi, S.H, M.H., Ketua Alumni SMA Negeri 156 Watampone Tahun 1983 (Smabo-83). Setamatnya di sekolah tersebut, ia melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (FH UMI) Makassar.

Meski rintangan dan jalan terjal yang berliku, dirinya tetap bersabar dengan penuh harap kepada Sang Maha Pencipta, Allah SWT.

Tekadnya untuk menjadi jaksa karena nama jaksa menjadi kebanggaan sang ayahnya tercinta, tak membuat dirinya pupus harapan. Akhirnya gayung bersambut.

Dengan menyandang gelar S1 Sarjana Hukum, permohonannya untuk menjadi PNS di lingkungan kejaksaan diterima. Meski diakui banyaknya alumni FH dari sekian banyak perguruan tinggi yang memasukkan permohonan, oleh banyak kalangan menilai kalau kelulusan dari ujian itu bukanlah perkara mudah.

Ketika itu ia memasukkan lamarannya di Kejagung Jakarta. Dan jadilah ia sebagai PNS di lingkungan Kejaksaan Agung RI.

Dari PNS biasa berproses hingga menjadi seorang jaksa sebagaimana tekadnya, hingga jabatannya terakhir ini, adalah Asdatun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng).

Pemilu 2019, tinggal menghitung hari menjelang hari H, Rabu, 17 April 2019.

Setiap Bawaslu, baik pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota memiliki perangkat kerja, Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Dalam Gakumdu ini terdiri dari utusan Kejaksaan, Polri, dan Bawaslu sendiri, sesuai tingkatannya.

Disinilah strategisnya jaksa dalam penegakan keadilan Pemilu.

Momentum Pemilu 2019, Kompas TV, mengundang Asdatun Kejati Jateng H. Asnawi, S.H, M.H., baru-baru ini, sebagai narasumber pada Acara Jaksa Menyapa untuk memberikan pendampingan KPU dalam menghadapi gugatan perselisihan hasil pemilu tahun 2019.

Seperti apa Asnawi memberikan jawaban dan statement selaku pendamping KPU dalam menghadapi gugatan perselisihan Pemilu 2019, mari menyimak live Kompas TV yang telah tayang baru-baru ini.


Sekadar diketahui, tampilnya di Live Kompas TV, tentu bukanlah sebagai Ketua Smabo-83, tetapi Asnawi bertindak selaku Jaksa. (usa)


Tidak ada komentar