Breaking News

Bupati Soppeng Ingatkan Tak Gunakan Masjid untuk Kampanye



SUARA PALAPA, SOPPENG; -- Bupati Soppeng hadiri sosialisasi dan menyerahkan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Satu Milyar Rupiah lebih.

Sosialisasi dan penyerahan bantuan PKH diselenggarakan Camat Lalabata Sitti Kurniawati Bayupa, S.STP, M.Si tersebut  dilaksanakan di Lapangan A. Makkawaru Murahan Lempa Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Kamis, 14 Maret 2019.

Camat Lalabata Sitti Kurniawati dalam laporannya mengatakan, selain sosialisasi PKH, juga diserahkan bantuan  PKH Tahun 2019 di Kecamatan Lalabata.

Dilaporkan juga, pendamping PKH di Kecamatan Lalabata ini  terdiri atas 4 orang. Bantuan PKH diterima tiap desa/kelurahan, rinciannya sebagai berikut :

1.Keluhan Lapajung Rp  66.350,000,-, 2.Kelurahan Ompo Rp. 47.925.000,-, 3. Desa Mattabulu Rp.123.550,000,-, 4. Desa Umpungeng Rp. 250,675,000,-, 5. Desa Maccile Rp 89.000.000,- 6. Kelurahan Lalabata Rilau Rp.203.775.000,-, 7. Kelurahan Lemba Rp 23.575.000,-, 8. Kelurahan Botto Rp 91.600.000,-,  9. Kelurahan Bila Rp 83.175.000,- dan  l10. Kelurahan Salokaraja Rp 55.650.000,-.

Jumlah keseluruhan bantuan PKH diterima untuk Kecamatan Lalabata senikai Rp 1.035.275.000 (Satu Milyar Tiga Puluh Lima Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah)

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE mengatakan, "sebaiknya kita terbiasa menjalani kehidupan ini dengan baik tanpa ada kekurangan sesuatu apapun," tandasnya.

Disampaikan pula, kalau  pemerintah meminta jajaran kepolisian sebagai satuan tugas yang ditugaskan untuk mengawasi semua bantuan, dan bantuan yang diserahkan kepada masyarakat seharusnya bisa meringankan bebannya, bukan dibebani, olehnya itu, harus diawasi dengan baik, tandasnya.

Kini pemerintah, lanjutnya, punya beberapa program untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, misalnya PKH, KIS, Rastra dan lain-lain, urainya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Soppeng ini mengingatkan semua pihak, dalam momentum Pemilu 2019 ini agar tidak menggunakan masjid untuk berkampanye.

"Jangan gunakan mesjid untuk kampanye, kita dapat hidup tenang tanpa ada intimidasi-intimidasi dan ancaman," tutupnya.

Turut hadir dalam acara itu, unsur forkopimcam Lalabata, para kades/lurah se-Kecamatan Lalabata, Pimpinan Bank Mandiri,Tokoh Masyarakat/Pemuda serta para undangan lainnya. (amiruddin baringeng)


Tidak ada komentar