Breaking News

Bupati Soppeng Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan



SUARA PALAPA, SOPPENG; -- Kerja Bakti yang merupakan salah satu rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) jatuh pada 17 Februari, Pemkab Soppeng melalui Dinas Lingkungan Hidup dilaksanakan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) di Lempa Kelurahan Lalabatarilau Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Jum'at, 8 Maret 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengusung Tema "Kelola Sampah untuk Hidup Bersih, Sehat dan bernilai", sebagai brand Adipura 2025 yaitu, kendalikan sampah plastik oleh kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng, Drs. A. Aswan Said, M.Si, dalam laporannya pada kesempatan itu, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. SE.2/Menlhk/Plb.0/II/2019 tentang Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019.

Diharapkan, Program Pengurangan Sampah 2025 dapat tercapai yaitu 30 % sampai ke TPA dengan melakukan 3 R (Reuse, Reduse, Recycle) terutama sampah plastik.

Kini, lanjutnya, Penggunaan plastik sebagai bahan pembuatan aspal.


Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Soppeng ini juga melaporkan, bahwa beberapa kegiatan dalam rangka HPSN 2019 ini, seperti, penanaman 3000 pohon dirangkaikan Refleksi  3 Tahun Kepemimpinan H. A. Kaswadi Razak, SE sebagai Bupati Soppeng, kerja bakti di wilayah Kabupaten Soppeng, kerja bakti massal yang dipusatkan di TPA hari ini.

Dengan kerja bakti ini, A. Aswan berharap, hendaknya kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penanganan dan pengelolahan sampah untuk hidup bersih, sehat, dan bernilai sesuai dengan tema HPSN 2019.

Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE dalam sambutannya, berharap, selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga semoga bernilai ibadah di sisi-Nya.

Sekadar diketahui, kalau kebersihan itu adalah sebagian dari iman, ucap salah satu peserta kegiatan itu setwngah berbisik kepada Breaking Sulsel di tengah Bupati Soppeng menyampaikan sambutannya.

Bupati juga mengharapkan, agar dalam waktu yang singkat semua SKPD sudah menyiapkan dan memisahkan sampah.


Apalagi akhir -akhir ini, masalah - masalah sampah plastik sudah menjadi masalah nasional, ujar A. Kaswadi.

Dikatakan, kalau negara ini dicap sebagai penghasil sampah plastik terbesar di dunia.

"Kita harus bersama sama bagaimana kabupaten Soppeng terbebas dari hal-hal yang bersifat nasional seperti sampah plastik ini," harapnya.

"Setiap acara kita harus membiasakan membuang sampah bekas makanan dan minuman kita ke tempat sampah," ajaknya.

Bupati Soppeng mengajak masyarakat untuk memulai agar tetap memiliki kesadaran mengurangi membuang sampah plastik.


"Kita bertekad, kurangi sampah plastik," tekadnya.

Bupati mengharapkan, setiap SKPD menjadi contoh memilah sampah antara plastik atau sampah organik.

Bupati juga mengakui, kalau instansi vertikal lebih maju penanganan plastiknya dibanding  internalnya.

"Jadikan Kabupaten Soppeng terbaik dalam penanggulangan sampah terutama sampah plastik," himbaunya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Soppeng mengajak masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan memulai dari lingkungan menjadi daerah bebas dari sampah plastik.

"Semoga kita bisa berkreatif mengolah sampah yang tidak berguna menjadi bahan yang bernilai ekonomis," harapnya.

Hadir pada kegiatan itu, unsur Forkopimda, para Kepala SKPD bersama jajarannya. (ami/usa)




Tidak ada komentar