Breaking News

Gelar Konferensi 5th ICIHE, UNP Galang UCYP Malaysia




Bahas Dunia Islam dalam Peluang dan Tantangan Revolusi Industri 4.0

SUARA PALAPA, PADANG; --  Untuk meningkatkan antisipasi dampak negatif dari industri 4.0 di antaranya; pornografi maupun informasi-informasi yang mengandung hoax, radikalisme, anti kebhinnekaan dan sebagainya, Universitas Negeri Padang (UNP) berinisiatif menjalin kerjasama dengan Universitas College of Yayasan Pahang (UCYP) Malaysia, untuk menggelar Konferensi Internasional ke-5 tentang Islam dan Pendidikan Tinggi 2019.

Konferensi ini berlangsung di Audtorium UNP, Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat Padang Utara Kota Padang Sumatera Barat, Selasa (19/2).

Konferensi 5th Internasional Conference on Islam and Higher Education (ICIHE), yang bertajuk "Memanusiakan Revolusi Industri 4.0 Melalui Pendekatan Islam dalam Sistem Pendidikan Tinggi" berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (19-20/2) dengan peserta konferensi dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri/Swasta (PTN/S) luar dan dalam negeri.

Dalam kesempatan itu, Rektor UNP, Prof. Ganefri, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta konferensi. Selain itu Prof. Emeritus Dato' Dr. Ahmad bin Hj. Zainuddin mewakili delegasi UCYP Malaysia, dalam sambutannya mengatakan "5th Internasional Conference on Islam and Higher Education 2019" yang dilaksanakan di UNP ini sangat signifikan untuk kemajuan generasi Islam di Pendidikan Tinggi di masa depan.

Sementara itu, Dr. Azhar bin Jaafar sebagai Ketua Panitia Pelaksana melaporkan, undangan yang hadir mencapai seratusan orang, baik dari Indonesia maupun dari Malaysia dan negara Asean lainya. Mereka terdiri dari para cendikiawan muslim, guru besar, rektor, dekan dan dosen dari universitas-universitas Islam dari Asia Tenggara.

Azhar bin Jaafar juga mengharapkan melalui 5Th ICIHE hasilnya dapat menemukan arah baru universitas dan lembaga pendidikan Islam agar dapat lebih mengarah pada pembangunan peradaban ilmu.

Selain itu, segala pihak dapat melakukan revitalisasi peran universitas dan lembaga pendidikan Islam tersebut agar dapat merespon tantangan internal dan eksternal.

Maka, dengan adanya konferensi inilah, seluruh universitas Islam, khususnya di benua Asia, mulai menyusun langkah-langkah penting dalam upaya meningkatkan kerjasma antara Perguruan Tinggi Islam dan Perguruan Tinggi Asia dalam bidang penelitiaan pertukaran dosen, pelajar dan civitas akademika.

Kepada wartawan, Rektor UNP, Prof. Ganefri mengatakan, dari delegasi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Universitas Al- Azhar, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Islam Kediri, STAI Muhammadiyah, UIN Sunan Giri, STAI Negeri Sorong, IAIN Batusangkar dan Fatoni University, Thailand diperkirakan 100 makalah akan dibahas dalam forum 5Th ICIHE 2019 ini.

Konfenferensi Internasional mengusung berbagai sub tema, yang terbagi ke dalam lima sesi. Pada sesi terakhir beberapa pembicara duduk bersama dalam diskusi paralel sesion.

Dari Auditorium UNP, Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat Padang Utara Kota Padang Sumatera Barat, Selasa,19 Pebruari 2019, demikian Humas UNP,
Agusmardi, mengabarkan. (ibnu sultan)


Tidak ada komentar