Breaking News

Tips Jaga Stamina di Tanah Suci



Oleh : Hj. Khaerani Mukhtar, S.Farm, M.Farm, Klin. Apt., 
Dosen FKIK Universitas Islam Negeri (UIN) 
Alauddin Makassar


Umrah dan Haji adalah salah satu ibadah ritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal tersebut, sangat membutuhkan kesiapan fisik dibanding ibadah-ibadah lainnya seperti shalat dan puasa.

Tentunya sebelum melakukan ibadah umrah dan haji perlu menyiapkan bekal dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Bahkan dalam Al Qur'an Surat !QS) Ali Imran (3):97 disebutkan bahwa : "Wajib bagi manusia menunaikan haji karena Allah, bagi yang memenuhi pensyaratan."

Di antara syaratnya, adalah syarat jasamani (sehat fisiknya), syarat rohani, dengan hati yang ikhlas serta memahami manasik haji, syarat ekonomi, dengan melunasi BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) serta syarat keamanan, dengan perjalanan yang kondusif, aman serta terjaminnya keamanan anggota keluarga yang ditinggalkan. Dalam paparan ini, akan diaksentuasikan mengenai bekal jasmani (kesehatan Fisik).

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa ibadah umrah dan haji adalah ibadah yang membutuhkan fisik yang kuat, maka harus disiapkan amunisi untuk menjaga agar fisik tetap dalam keadaan sehat dan kuat untuk melaksanakan serangkaian ibadah umrah dan selama berada di tanah suci.

Menjaga fisik adalah salah satu ikhtiar, tentunya tetap memohon kepada ALLAH agar dianugrahkan kesehatan dan kekuatan yang optimal.

Sebagai warga yang berasal dari Indonesia, yang melaksanakan perjalanan ke negara Arab Saudi (Mekkah dan Madinah), tentunya memiliki perbedaan cuaca/suhu/iklim. Di Indonesia, suhunya berkisar dari 24 derajat celcius sampai 35 derajat celcius. Kota Mekkah dan Madinah terkadang memiliki suhu yang lebih rendah dari 24 derajat (lebih dingin) dan berada di atas 35 derajat (lebih panas).

Tubuh kita sudah diciptakan sedemikian rupa, sehingga akan memiliki kemampuan beradaptasi, akan tetapi untuk perubahan suhu seperti ini tubuh akan bekerja sedikit lebih berat sehingga biasa melibatkan proses peradangan, misalnya, muncul demam, batuk dan flu. Ketika muncul jenis penyakit ini, sebaiknya tetap semangat beribadah dan jangan sampai niat dan semangat beribadahnya kendor.

Oleh karena itu untuk menghadapi kondisi tersebut perlu dipersiapkan bekal dari Indonesia. Di antara tipsnya :

Tips 1

Bawalah obat-obatan seperti parasetamol atau yang serupa (demam), Siladex atau yang serupa (batuk dan flu) dan multivitamin. Vitamin menjadi perlu karena biasanya seseorang tidak cocok dengan makanan yang ada di Arab Saudi, sehingga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh bisa dari tablet multivitamin.

Tips 2

Bawalah Minyak Angin atau freshcare yang cocok dengan tubuh anda, jika sudah mulai merasa pening, atau kembung, gosokkan minyak tersebut di kepala, perut dan dada sesering mungkin (bisa dilakukan 3 sampai 5 kali sehari).

Tips 3

Bawalah madu. Minum madu dengan air hangat. Sebaiknya larutkan Madu sekitar 2 sendok makan menggunakan air hangat. untuk air hangat, tidak menggunakan air zam-zam karena air zam-zam tidak boleh dihangatkan. Jadi cukup menggunakan air minum yang biasanya tersedia di hotel atau penginapan. minumlah 2 sendok madu tersebut dengan air hangat sebelum tidur.

Pada saat malakukan ibadah umrah dan haji,  sebaiknya mendahulukan,  melakukan tips No. 3, rutin tiap malam. sehingga tips nomor kedua atau tips pertama tidak perlu dilakukan selama di Tanah Suci.

Jika telah melakukan tips ketiga, masih ada perasaan yang kurang enak, silahkan melakukan tips ke 2, dan kalau pun masih belum optimal, maka tips yang pertama menjadi pilihan terakhir.

Semoga Allah senantiasa memberi kesehatan selama berumrah dan berhaji sehinggga mampu melaksanakan serangkaian ibadah dengan baik dan mendapatkan Umrah yang maqbuulah dan Haji yang mabrur.
Aamiin

Semoga bermanfaat.

Makassar, Desember 2018


Tidak ada komentar