Breaking News

Kuliah, Kerja dan Bisnis Itu Mengasyikkan



Laporan : Siti Anisah

Mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Ekasakti (Unes) Padang Sumatera Barat


SUARA PALAPA, PADANG; --  Wirausaha adalah seorang yang melakukan aktifitas dengan pandai mengenalkan sebuah produk baru kepada orang lain. Seseorang yang mampu membuat sesuatu yang baru. Serta mampu mengatur bagaimana cara mengembangkannya.

Banyak generasi muda berbisnis dengan imajinasi yang dia miliki. Generasi muda adalah generasi penerus untuk menciptakan sebuah lapangan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Salah satunya adalah Ibnu Sultan, seorang mahasiswa yang berusia 23 tahun sudah memulai usaha sendiri. Ia pegawai di Universitas Ekasakti (Unes) Padang.

Ibnu Sultan juga adalah salah satu Alumni dari Universitas Negeri Makassar (UNM). Sekarang ia melanjutkan kuliah pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP).

Meski mahasiswa Pascasarjana UNP ini sudah bekerja di Unes sebagai salah satu pegawai di Perguruan Tinggi di Kota Padang ini, namun tak berarti ia sudah berpuas diri. Ibnu Sultan pun masih mencari pengalaman baru tanpa harus mengorbankan kuliah dengan pekerjaannya di Unes.

Akhirnya gayung bersambut, bersama 2 mahasiswa Unes dari Jurusan Management, Nela Veranande (Semester III) dan Ayu Permatasari (Semester V), ketiganya membangun usaha yang baru. Mereka memulai sebuah usaha kecil yang mereka  beri nama, "Hijrah Bubble."

Jenis usaha yang dijalankan ini adalah minuman yang telah dimodifikasi dalam bentuk yang berbeda dengan minuman lainnya.

Yang menarik dari Hijrah Bubble ini adalah minuman dengan berbagai rasa yang nantinya akan membuat para konsumen 'jatuh cinta'. Minuman ini merupakan campuran dengan toping seperti bubble kenyal yang membuat minuman lebih nikmat.

Di tempat usahanya, di sekitar Kampus Unes Padang Jl. Veteran Dalam Kota Padang, baru-baru ini, saat sedang menikmati minuman jualannya yang juga sedang disajikan kepada sejumlah konsumennya, kepada penulis, Ibnu Sultan mengatakan, mungkin jiwa wirausaha yang ia miliki, dirinya terinspirasi untuk membuka usaha yang baru.

Berawal dari sebuah ide yang muncul di pikiran lalu memikirkan usaha apa yang bagus untuk dikembangkan.

Jika ingin mendirikan suatu usaha, lanjut Ibnu Sultan, itu harus dilihat dari situasinya terlebih dahulu, bagaimana caranya nanti, agar siap menghadapinya dengan segala resikonya dan lokasinya dimana akan memulai tempat usaha itu.

"Misalnya, saya ingin membuat usaha di dekat kampus, tentu sasarannya adalah mahasiswa, terlebih dahulu saya harus paham apa yang diminati mahasiswa, kata Ibnu Sultan memberi controh.

Pada umumnya, mahasiswa menyukai minuman dingin.
"Saya berfikir ingin memodifikasi minuman dingin dengan rasa yang unik seperti mencampurkan minuman dingin dengan bubble," ujarnya.

"Saya membuat kemasan minuman, diisi dengan kata-kata motivasi untuk menjadi daya tarik tersendiri pada mahasiswa," tambahnya.

Mengimplementasikan sebuah ide, gagasan baru dan niat baik, rupanya memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi dibutuhkan tekad, perjuangan yang keras dan cerdas.

Dibeberkan, sebelum mendirikan bisnis Hijrah Bubble ini, tak sedikit tabtangan dihadapi. Mulai dari tak dmilikunya sarana gerobak untuk berjualan, modal usaha yang cukup pun juga tidak punya untuk  membangkitkan sebuah usaha yang baru saja dimulai.

Kendala-kendala seperti  ini, tak membuat mereka  bertiga berputus asa, melainkan menjadikannya sebagai tantangan dalam menangkap peluang.

"Dengan tekad keras dari niat yang tulus untuk mendirikan usaha, akhirnya berdirilah sebuah usaha dengan nama Hijrah Bubble yang kini menjadi nama minuman kekinian, trending dan up to date di kalangan mahasiswa.

Ibnu Sultan, sedikit membeberkan pengalaman hidupnya saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Negeri Makassar hingga meraih gelar S1 (S.Pd).

Diakui, sebagai mahasiswa dari keluarga yang tergolong di bawah garis kemiskinan, dirinya pun tidak risih menjadi penjual roti di kampus, jadi karyawan di salah satu restoran di Makassar, "Mie Naga," bahkan hingga menjadi penjual pulsa.

Banyaknya Pengalaman yang dilewati tentu banyak pula cobaan yang telah dilewati. Namun semangat yang kuat membuat dirinya
pantang menyerah. Pada usia muda ini ia sering memotivasi generasi muda untuk tetap bekerja keras, karena hidup itu harus berjuang kalau tidak berjuang ia akan stagnan, ibaratkan pesawat mau tinggal landas atau tinggal di landasan, mau jadi pemain atau penonton dan hidup lebih terasa nikmat ketika kita mampu menghasilkan uang sendiri tanpa bergantung kepada orang tua, katanya kepada penulis sambil menikmati minuman Hijrah Burblle-nya.

"Semoga minuman Hijrah Bubble ini bisa dinikmati oleh orang banyak, saya ingin menunjukan kepada banyak orang bahwa mahasiswa juga bisa menjadi generasi muda berbisnis. Kita harus memulai sekarang, jika tidak sekarang kapan lagi," harapnya.

"Kepada mahasiswa, pergunakan waktu sebaik mungkin, persiapkan masa sekarang untuk masa depan, agar apa yang kita dapatkan hari ini akan kita nikmati di masa yang akan datang," pesan Ibnu Sultan.

"Hidup sukses harus mandiri, jangan takut gagal dan jangan takut untuk mencoba. Yakinlah, tuhan tidak akan pernah salah dalam mengabulkan doa. Bersabarlah, bahwa mendapatkan mutiara yang berharga itu harus terjun ke dasar laut yang membutuhkan perjuangan dan usaha. Majulah generasi muda bahwa kita mampu menjadi penerus bangsa," katanya membeberkan motto hidupnya.


Tidak ada komentar